you and dance is everything to my life ( chap 7 )

Chap 7
Eunhyuk pov
KRIIIIINNNNNGGGGG
Suara alarm jam ku terdengar sangat jelas di telinga ku, membuat ku tersentak bangun dari tidurku. Jam ini persis disebelah telinga ku. Ini pasti ulah nya, dia tidak pernah membangunkan ku dengan cara biasa. Hampir saja ku lempar jam ini. Ku lihat sudah jam 8 pagi dan apartement ku terlihat sepi, ku berjalan ke arah kamar untuk melihatnya tapi kamar itu sudah kosong. Pasti dia sudah pulang atau pergi kuliah. Aku harus mandi karena aku harus kembali mengisi hari ini dengan semua pekerjaan ku.
Selesai mandi aku menuju meja makan di dapur untuk memakan roti ataupun sereal yang biasa aku makan setiap pagi. Tapi di meja itu aku menemukan surat.

*Oppa mianhae karena membangunkan mu dengan suara alarm jam itu. Hihihi ^^
Aku hanya tidak ingin kau kesiangan dan datang telat ke tempat kerja.
Ku taruh jam itu untuk menggantikan aku membangunkan mu.
Mianhae tidak bisa membangunkan mu karena aku harus sudah ada di kampus jam 7 pagi, aku harap kau mengerti.
Ini sudah ku sediakan bubur kesukaan mu dan segelas strawbery milk.
Habiskan semuanya !! Jika tidak ku gigit kau nanti saat ketemu Hihih ^^
Oppa tolong bilang ke hangkyung oppa untuk berlatih tari dengan ku, aku ingin dia mengoreksi gerakan tari yang dia ajarkan pada ku.
Kabarkan aku kapan kalian bisa berlatih dengan ku.
Love hyun mi*

Aku hanya tersenyum membaca pesannya untuk ku. Ku ambil ponsel lalu mengirimkannya pesan.
*Gomawo chagi atas sarapan yang kau buat. Kau juga jangan lupa makan
Love you chagi. Eunhyuk ♥*

Hyun mi pov
Sudah satu minggu berlalu saat aku terakhir bertemu eunhyuk di apartementnya. Kini aku ada di dalam studio dance super junior. Ya aku yang meminta untuk berlatih, meski ini hari minggu untung saja eunhyuk dan hangkyung oppa mau menemani ku berlatih tari. Aku masih menunggu hangkyung oppa datang dan eunhyuk ada disebelah ku, dia masih asyik dengan sandwich dan strawbery milk yang aku buatkan untuknya.
” Kau benar – benar tidak mau sandwich ini?? ” Tanyanya sambil menyodorkan sandwich ke arah ku.
” Molla. Aku tidak mau. Aku sudah makan tadi. Kau saja habiskan dan kotaknya yang itu jangan kau makan juga ya oppa.” Tunjuk ku pada kotak makanan besar yang ada disebelahnya. ” Itu buat makan siang kita.” Eunhyuk hanya mengangguk mengerti. ” Oppa.” Teriak ku saat hangkyung oppa masuk ke dalam studio, dan aku langsung berdiri mengucapkan salam pada nya. ” ” Annyeong haseyo.”
“” Annyeong haseyo.” Balas hangkyung oppa dengan ramah. “ Mianhae membuat kalian menunggu ku.” Ucapnya.
“ Tidak masalah ko hyung.” Jawab eunhyuk. “ Kami juga baru datang. Hyung kau mau sandwich ini.” Ucap euhyuk sambil memperlihatkan sandwichnya.
“ Tidak, kau saja yang habiskan. Aku tadi sudah makan dengan heechul di dorm.”
“ Hyun mi ah. Kenapa harus aku yang menghabiskan sandwich sebanyak ini.” Ucapnya dengan expresi yang lucu. Aku dan hangkyung oppa tertawa melihat expresinya itu. “ Waeyo ?? kenapa kalian menertawakan ku??”
“ Aniyo, hahahha. Sudahlah oppa kau habis saja sendiri. Aku mau berlatih dengan hangkyung oppa.”
Ku lihat eunhyuk kembali duduk dan asyik dengan sandwich itu saat aku berjalan ke tengah studio untuk memulai latihan tari ku. Ku putar cd lagu dari tarian yang aku ciptakan untuk kompetisi ini. Musiknya masih di awal, ini merupakan bagian intro dari bagian tarian ku. Music mengalun dengan pelan dan dengan perlahan – lahan mulai mengeras. Hal ini sama dengan gerakan tari yang ku lakukan, saat music dimulai aku datang dengan perlahan dengan gerakan berjalan yang gemulai bagaikan tertiup angin dan music mulai mengeras ku hentakan gerakan tarian itu dan menari dengan energik.
Hangkyung oppa memperhatikan gerakan ku, hal ini dia lakukan untuk mengoreksi semua gerakan balet yang dia ajarkan padaku. Saat aku selesai menari, bukannya mengeroksi gerakan ku tapi hangkyung oppa malah bertepuk tangan untuk ku begitu juga dengan eunhyuk.
“ Hyun mi ssi. Kau memang di lahirkan untuk menari. Semua gerakan yang kau buat sangat bagus, dan semua gerakan yang kau lakukan tadi benar – benar menyatu dengan music. Dan semua ekpresi wajah mu menjelaskan maksud dari tarian ini.”
“ Oppa kau bisa saja, semua ini masih belum bisa dikatakan bagus. Aku masih perlu koreksi dari mu.”
“ Chagi…kau sangat pandai. Ajarkan aku tarian itu.” Ucap eunhyuk yang mendekat ke arah ku dan langsung memeluk ku.
“ Oppa…lepas. Apa – apaan kau. ” Eunhyuk langsung melepaskan peluk nya, dan dia tertawa.
“ Hmmm…mengenai gerakan berputar mu tadi. Sudah bagus, tapi apa kau yakin harus melakukannya sebanyak itu ?? Ini bukan kompetisi balet, ya meski aku paham dari konsep yang kau buat ini. Kau mencoba menggbungkan semua gerakan tradisioanal dan modern dalam konsep ini, tapi aku rasa putaran itu teralu banyak.” Jelas hangkyung oppa pada ku. Eunhyuk sudah meninggalkan kotak sandwichnya dan bergabung dengan aku dan hangkyung oppa di tengah studio.
“ Oppa, ini inti dari konsep ku. Itu klimaksnya. Aku tidak dapat memotong bagian itu”
“ Ne, ne arraso. Tapi kau tidak boleh monoton dengan gerakan berputar seperti itu saja, kau harus memberikannya variasi. Seperti ini.” Lalu hangkyung oppa pun menunjukkan gerakan yang dimaksudnya.
Hangkyung oppa berputar dengan memulai mengangkat satu kakinya dan menaruhnya di kakinya satunya. * Bayangin aja, penari balet yang muter-muter dikotak music.heheheh. ini deskripi author.hahaha* Setelah itu gerakan hangkyung oppa semakin rendah dan rendah hingga kembali berdiri tegak dan berputar dengan sempura. Setelah hangkyung oppa berhenti melakukan gerakannya, aku dan eunhyuk pun bertepuk tangan.
“ Oppa kau hebat.”
“ Kau harus coba ini.”
Aku pun langsung menirukan gerakannya, dan eunhyuk pun juga tidak ambil diam, dia juga ikut mencoba gerakan itu. Ini bukan gerakan yang mudah untuk ku, butuh banyak sekali percobaan untuk aku lakukan dengan sempurna. Tapi hal itu dilakukan sangat mudah oleh namja ku ini. Aku tahu dia sangat pandai menari, karena dengan tariannya jugalah dia membius ku. Dan untuk untuk memasukkan gerakan itu ke music juga tidak mudah, hal ini aku dibantu dengan eunhyuk dan hangkyung oppa.
“ Hyum mi ah, kita istirahat dulu. Kau sudah terlihat lelah, ayo kita kita istirahat dulu.” Ucap eunyuk.
“ Benar, kita istirahat saja dulu.”
Aku pun menghentikan tarian ku dan berjalan menuju pemutar cd yang ada disudut studio itu. Ku matikan musiknya, dan saat aku mulai melangkah kepala ku terasa sakit. “ Bagaimana ini, kenapa harus sakit disaat seperti ini.” Ku balikkan tubuh ku ke arah cermin dan ku lihat eunhyuk dari cermin sedang keluar sepertinya untuk membeli air mineral dan hangkyung oppa sedang sibuk dengan ponselnya. Ku tatap wajah ku dicermin, ku lihat darah mulai mengalir dari hidung ku. “ Kenapa harus disaat seperti ini.” Keluh ku dalam hati dan menghapus darah yang keluar dari hidung ku dengan cepat. Aku pun akhirnya duduk disini karena aku tidak mungkin untuk berjalan ke arah eunhyuk dengan keadaan seperti ini. Ya aku harap aku bisa melanjutkan latihan ini dengan baik.
Eunhyuk datang menghampiri ku dengan membawa sebotol air mineral. Entah kenapa aku merasakan sangat haus disela – sela sakit yang kurasakan. Ku teguk habis satu botol penuh air mineral itu. Eunhyuk melihat ku dengan heran.
“ Kau sangat haus ya.” Aku hanya mengangguk saat dia bertanya seperti itu. Aku rasa kurang satu botol ini, saat ku lihat eunhyuk mulai menyentuh ujung botol air mineralnya. Aku langsung mengambilnya dan meminumnya. “ Hyum mi ah..!!” Teriaknya kesal, namum aku tidak peduli aku tetap meminum airnya. “ Kau ini selalu saja seperti itu. Kau kan bisa mengambil yang baru.”
“ Aku mau punya oppa saja.” Ucap ku sambil tersenyum setelah meneguk habis air mineralnya.
Latihan dimulai kembali, kepala ku masih sakit meski memang sudah tidak sesakit tadi. Aku memasang wajah seceria mungkin agar rasa sakit yang ku tahan tidak terlihat oleh eunhyuk maupun hangkyung oppa. Aku benar – benar berusaha untuk berjalan tidak terlihat terhuyung dengan sakit kepala ini. Hangkyung oppa menyuruhku untuk memulai gerakan dari awal.
Kepala ku semakin terasa sakit saat aku memulai gerakan ku, aku yakin semua gerakan ku sudah tidak terlihat dengan bagus. Ku lihat eunhyuk dan hangkyung oppa dari cermin, ku lihat ekpresi mereka berbeda. Seperti mereka bisa menilai gerakan ku ini. Eunhyuk mematikan musiknya.
“ Hyun mi ah. Ada apa dengan gerakan mu ? Sepertinya kau lelah, kalau memang sudah tidak bisa melanjutkkan latihan ini hari, kita lanjutan besok saja. Kau harus istirahat hari ini.” Ucap eunhyuk, ku lihat wajahnya sangat khawatir. “ Tuhan jangan perlihat wajah itu pada ku, ini hanya akan membuat ku menangis.” Batin ku bicara.
“ Benar katanya. Lebih baik kau istirahat jika latihan hari ini tidak bisa dilanjutkan.” Sambung hangkyung oppa.
“ Oppa, aku tidak apa – apa ko. Aku masih bisa melakukan tarian ini. Hayolah kita latihan kembali. Aku akan tunjukan gerakan terbaik ku, jadi aku mohon kita lanjutkan kembali.” Rengek ku pada kedua oppa ini. Mereka masih menatap ku tidak yakin, tapi eunhyuk menyalakan kembali musiknya. Dan aku kembali menari dari gerakan awal. Kali ini aku benar – benar memaksakan semua tenaga ku untuk menari dengan gerakan terbaik ku. Saat bagian berputar inilah yang sangat sulit dengan kondisi kepala ku yang sakit ini. Aku bertahan dengan 10 putaran pertama yang aku lakukan, namum saat putaran sampai ke putaran ke 15 yang aku rasakan hanya gelap.
Eunhyuk pov
Ku lihat dia memang menari dengan bagus, tapi pada saat bagian berputar dan hal itu baru sampai tengah tarian yang dbuatnya. Dia jatuh dan pingsan.
“ Hyun mi ah.” Teriak ku dari tempat aku berdiri dan langsung berlari menuju tempat dia terjatuh. Dan tubuhnya langsung ku angkat dari posisi jatuhnya. “ Hyun mi ah.” Ku coba menggocangkan tubuhnya, tapi matanya tidak menunjukkan kalau dia akan sadar. “ Hyun mi ah.” Panggil ku lagi. Aku semakin panic saat ku lihat ada darah keluar dari hidungnya. Ku hapus darahnya, dan ku terbengong melihat darah itu.
“ Eunhyuk ssi, kita harus membawanya ke rumah sakit segara.” Ucap hangkyung hyung menyadarkan ku. Aku pun langsung berlari menuju mobil sambil menggendongnnya. Hangkyung hyung yang membawa mobil ku.
Sampai di rumah sakit, aku langsung berlari menuju ruang gawat darurat. Dokter dengan cepat langsung mengambil tindakan untuknya. Aku ingin tetap disebelahnya untuk mengetahui kondisinya, tapi dokter menyuruh ku untuk tunggu diluar.
“ Dok, aku harus bersamanya.” Pinta ku dengan paksa sambil berusaha masuk ke ruangan hyum mi di periksa.
“ Maaf tuan harus tunggu diluar untuk menjaga kelancaran pemeriksaan.” Ucap salah satu perawat seraya mendorong ku.
“ Eunhyuk ssi, kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari dokter.” Hangkyung hyung menarik ku bersama dirinya ke arah bangku tunggu. Dan pintu ruang itu sudah tertutup.
“ Tapi aku harus bersamanya, hyung.”
“ Eunhyuk ssi, tenanglah. Aku mengerti kau khawatir padanya tapi kita juga harus mendengar perintah dokter.
Akhirnya aku hanya bisa bersabar menunggu hasil pemeriksaan dokter. Sungguh hal ini membuat ku sangat takut, aku takut apa yang kurasakan dahulu menjadi kenyataan. Hangkyung hyung memegang bahu ku saat dokter dari ruangan itu keluar. Aku langsung berdiri dan menghampiri dokter itu.
“ Siapa keluarga terdekat dari pasien ini. Apakah kah kalian keluarganya ? Ada hal penting yang harus saya katakana pada keluarga.”
“ Keluarganya tidak ada disini dok, tapi saya adalah orang terdekatnya.” Jelas ku pada dokter itu.
“ Kalau seperti itu, mari ikut saya. Kita bicarakan diruang kerja saya.” Aku menurut dan mengikuti langkah kaki dokter itu.
Hyun mi sekarang sudah dipindahkan ke ruangan rawat inap. Dan aku masih menunggu untuk melihatnya sadar. Aku bingung dengan hal yang kurasakan saat ini, aku sedih, takut bahkan aku marah. Ya aku marah kenapa dirinya harus membohongin ku orang terdekatnya setelah keluarganya itu. Membohongin ku tentang penyakit yang di derita.
Flash back
Saat dokter menyebutkan nama penyakit yang di deritanya, aku hanya bisa diam tidak dapat berkata apapun. Hyun mi menderita kanker otak dan sudah memasuki stadium akhir. Apa – apaan ini, mengapa aku tidak menyadari hal itu. Mengapa dia tidak pernah menceritakan hal ini pada ku. Dokter mengatakan hyun mi memang beberapa kali mengikuti kemotrapi, tapi hal itu sudah tinggalkan semenjak beberapa minggu yang lalu dan hal itu semakin memperburuk keadaan dirinya.
Aku keluar dari ruangan itu, disambut dengan pertanyaan dari hangkyung hyung. Aku tahu pasti dia melihat ekspresi ku yang berubah drastis.
“ Eunhyuk ssi, ada apa?? Dokter mengatakan apa tentang hyun mi ??” Aku masih diam, aku bingung untuk menjawabnya dengan keadaan yang ku rasakan saat ini. “ Eunhyuk ssi, ada apa?” Tanyanya lagi.
“ Hyung… Aku harus bagaimana? Bagaimana aku memberitahu orang tuanya tentang hal ini.”
“ Memangnya ada apa??”
“ Aku memang laki – laki tidak berguna. Aku orang terdekatnya tapi aku tidak menyadari semua itu.” Ya air mata ku keluar dengan begitu saja, dan aku masih memaki diri ku sendiri. Hangkyung hyung pun merangkul pundak ku untuk menenangkan ku. Ku rasa dia sudah tahu jawaban dari hal yang dia tanyakan.
End flash back.
Aku masih diam menatap tubuhnya yang terbaring lemah di depan. Ku pegang tangannya yang kecil.
“ Dasar yeoja pabbo, kalau kau dari awal ceritakan hal ini padaku, aku tidak akan pernah membiarkan semuanya menjadi lebih buruk. Kau tahu semua ini hanya membuat ku takut saja.” Lalu ku kecup lembut bibir pucatnya itu.
Aku sudah menghubungi yoo chun di jepang dan memberitahukan keadaan adiknya ini. Dia dan jungmin malam ini akan langsung menuju korea. Dan dia melarang ku untuk memberitahu orang tuanya di Jakarta, katanya biar mereka yang menghubunginnya. Dan aku menyetujui itu.

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s