You and dance is everything to my life ( chap 5 )

*Chap 5
-Hyun Mi pov-
Perjalan pulang dari rumah sakit sangat ku nikmati. Dokter mengatakan kemotrapi bisa dilakukan mulai besok, sungguh semua ini membuat ku takut. Mengingat wajah – wajah khawatir orang – orang yang ku sayang sangat membuat ku sedih.
-Flash Back-
” Hyun Mi ah.” Panggil sesorang sambil membangunkan ku, ku lihat shora onni. ” Bangun, apa yang terjadi dengan mu.” Aku masih diam tidak mengerti dengan yang dikatakannya, aku tidak apa – apa hanya tertidur. Tapi setelah ku lihat bercak darah yang ada di selimutku membuat ku tersadar apa yang terjadi. ” Mengapa kau mengeluarkan darah, dan tubuh mu panas.”
” Onni…aku tidak apa – apa. Ini hanya efek deman.” Jawabku asal. ” Onnie jangan beritahu eunhyuk ya. Aku tidak mau membuatnya khawatir, aku ingin dia menjalankan tugasnya dengan hati tenang.” Pinta ku pada shora onnie, karena ku tau dia pasti akan menelpon eunhyuk dan memberitahu kondisi ku. ” Aku minum obat, pasti juga sudah sembuh ko.”
Dia masih menatapku tidak percaya. ” Baiklah, tapi kau harus minum obat.” Dan aku hanya mengangguk.
Shora onnie menemaniku sampai sore, dia meninggalkan ku setelah dapat melihat ku berdiri tanpa perlu terhuyung. Dan setelah onni pulang pun aku langsung menuju rumah sakit, aku ingin menanyakan soal kemo.
-End flashback-
Ku lihat jam ternyata sudah jam setengah sepuluh malam. ” Mengapa waktu berputar cepat untuk ku.” Ucapku pelan. Aku berjalan menyusuri pertokoan, ku lihat toko coklat yang kemarin. Aku pun masuk untuk membeli beberapa permen dan coklat.
Malam ini aku ingin makan banyak, aku ingin makan es cream, cake, dan pizza. Dan semua itu ku beli saat ini juga. Setelah semua ku beli aku kembali menyusuri jalan menuju apartement sambil memakan permen lollipop yang ku beli tadi.
Sampai di depan kamar apartement ku. Langsung ku tekan kode pintu kamar ku, namun saat ku buka betapa terkejutnya aku melihat eunhyuk berdiri di depan pintu dengan tatapan yang sinis.
” Dari mana saja kau ?” Tanyanya galak. ” Aku sudah disini selama dua jam. Lihat kondisi mu, kau belum benar – benar sembuh, tapi mengapa kau pergi keluar. Ku hubungin ponsel mu tapi ternyta ponsel mu tertinggal.” Ya ponsel ku memang sengaja ku tinggal, aku memang takut kalau eunhyuk akan menghubungiku saat aku dirumah sakit. Aku masih saja berada di luar kama saat eunhyuk memarahi ku, aku memang sengaja diam kalau eunhyuk sedang marah seperti ini. ” Kau tau, kau benar – benar membuat ku khawatir. Lihat wajah mu masih terliht pucat. Apa yang kau lakukan di luar sana ?” Tanyanya lagi, aku hanya menunjukan semua barang bawaan belanjaan ku. Sepertinya dia kaget dengan apa yang ku beli.
Eunhyuk masih saja sibuk dengan ocehannya yang mengkhawatirkan ku, eunhyuk sangat bawel dalam urusan menasehati. Ku ambil lollipop yang ada di dalam plastik dan langsung membukanya. Aku pun masuk ke dalam kamar, dan saat ku lihat eunhyuk mulai bicara lagi ku masukan lollipop yang sudah ku buka ke dalam mulutnya.
” Hyun Mi ah!!” Teriaknya kesal. Aku hanya tertawa dan berjalan menuju meja makan. Ku lihat dia membuang lollipop itu.
” Kau bawel oppa, kau teralu berlebihan. Aku tidak apa – apa.” Ucapku sambil membuka semua barang belanjaan ku, dan eunhyuk pun kini sudah ada di sebelah ku.
” Apa – apaan kau dengan semua makanan ini.” Tanyanya heran melihat ku membeli banyak makanan. ” Coklat dan permen yang kau beli kemarin itu saja belum habis.”
” Sudahlah biarkan, aku hanya menikmati hidupku yang manis ini. Aku ingin memakan semua makanan ini.” Ucapku lalu memakan sendokan pertama es cream yang ku beli. ” Oppa ini enak lho.”
” aissh…” Dia hanya mencibir dengan apa yang ku katakan.
Eunhyuk kembali dengan wejangannya *emang ada gitu bahasa wejangan dalam bahasa korea, hahaha author ngaco* dan aku hanya diam menikmati es cream ku. Tapi lagi – lagi saat ku lihat eunhyuk mulai bicara lagi ku masukan satu sendok penuh es cream ke dalam mulutnya.
-Eunhyuk pov-
” Hyun Mi ah…!!” Teriak ku kesal, ini kedua kalinya dia memotong pembicaraan ku dengan semua makanan yang dibelinya .
Ku lihat dia tertawa dan kembali menikmati es creamnya. Aku senang melihatnya sudah tidak sedih lagi namum aku tidak memungkirinya kalau aku masih khawatir dengan keadaanya. Dan aku ingat aku harus mengatakan kalau aku akan tampil berduet dengan kan mi yeon, aku tidak ingin dia marah lagi kepada ku.
” Hyun Mi ah.” Panggil ku, dan dia pun menoleh ke arah ku.
” Mwo?”
” Ini tentang konser ku.” Belum selesai ku bicara dia sudah memotongnnya, namum kali ini bukan dengan makanan yang di belinya.
” Ya tenang saja oppa, aku pasti datang.”
” Bukan soal itu.”
” Lalu?”
” Aku akan tampil duet dengan penyanyi wanita, kan mi yeon. Ku harap kau mengerti.” Ucapku hati – hati. Ku lihat raut wajah nya berubah dan dia memalingkan wajahnya lalu beranjak dari tempat duduknya. ” Maafkan aku, tapi aku tidak dapat me..” Belum sempat aku menyelesaikan ucapanku, lagi – lagi dia bermain – main dengan makanannya. Tapi kali ini bukan masuk ke dalam mulutku, tepat di muka ku dia menempelkan cream dari kue tartnya.
Ku dengar dia tertawa dengan puas. ” Hahahaha, oppa kau kena lagi. Mengapa kau harus membicarakan soal kau berduat dengan penyanyi itu dengan wajah seserius itu?” Ku lihat dia sangat senang mengerjaiku. ” Aku tidak masalah kalau itu perkerjaan mu. Lakukan lah yang terbaik untuk semua penggemar mu dan aku.” Aku tidak menyangka dia akan mengatakan hal itu dengan tertawa. Muncul ide iseng dalam benak ku, ku ambil cream tart itu untuk membalas semua perbuatannya itu pada ku. Namun dia melihat aku mengambil cream itu dan dia berlari.
Ya malam ini, wajah kami berdua penuh dengan cream dan kami pun langsung membersihakn cream itu setelah puas mengerjai satu sama lain. Lalu aku dan dia duduk di sofa yang nyaman di ruang tengah. Dengan kepala nya yang bersandar di dadanku dan aku selalu memeluknya dan mengusap – usap rambutnya. Cara ini lah yang aku lakukan agar dia tertidur.
“ Kau tahu, apa pun akan ku lakukan untuk membuat mu selalu nyaman disisi ku. Dan aku tidak akan membiarkan mu terlepas dari ku.”
“ Gomawo oppa.”
“Dareun sarang piryo obso nan geunyang neorago (i don’t need anyone else, for me it’s only you)
Dashi hanbeon mureobwado nan geunyang neorago (even if you ask me again, for me it’s only you)
Imi noneun dareun sarang itgetjiman (you might have loved others before (it’s you) )
Eojjol suga obso dashi dorikil sun obso (but i can’t let you go, i can’t turn back (it’s you))” * It’s u, tau kan..jadi terusin sendiri ^plak !! author rese^* seperti biasa pula aku selalu menyanyi kan lagu ini untuk membuatnya tertidur. Lagu ini menggambarkan semua perasaan ku padanya
Jika dia sudah tertidur aku langsung membawanya ke tempat tidur. Dan setelah itu aku langsung bergegas pulang.
-Hyun Mi pov-
Hari ini adalah konser super junior dan aku berada di belakang stage untuk menontonnya. Aku memang sengaja memilih melihatnya dari monitor di belakang stage, meski eunhyuk sudah menyiapkan kursi khusus di panggung penonton. Entahlah disini lebih nyaman daripada harus melihatnya di antara ribuaan penggemarnya. Dan tidak ada pula dandanan special yang ku pakai saat melihat konsernya, hanya memakai tangtop hitam dan celana, jaket jeans serta dengan sepatu kets ku.
Ku lihat pintu ruangan terbuka, dan semua member suju masuk satu persatu ke dalamnya. Ku bangun dari posisi duduk ku. ” Oppa selamat ya, konser kalian berhasil.” Ku berikan selamat kepada semua member. Suasana sangat gaduh jika semua member berkumpul. Eunhyuk masuk paling belakangan, dan langsung menghampiri ku. Tubuh dan wajahnya masih berkeringat, karena durasi dalam konser ini sangat panjang, hampir 3 jam dia dan semua member yang lain harus menyanyi sambil menari. Ya aku pernah menjadi bagian itu, menari mendampingi super junior memang sangat cape namum menyenangkan.
Ku ambil handuk yang ada di dalam tas ku, lalu mengelap keringatnya. Eunhyuk hanya tersenyum. ” Pasti kau lelah ya oppa?” Tanya ku yang masih mengelap keringat di keningnya, tapi eunhyuk malah menarik ku ke dalam pelukannya. ” Oppa apa yang kau lakukan ? Aku tidak enak dengan yang lain.” Bisik ku padanya.
” Biarkan lah, aku juga sering melihat teuki hyung seperti ini dengan pacarnya.” Jawabnya enteng, tapi rupanya teuki oppa yang paling dekat dengan kami mendengar yang di katakan eunhyuk.
” Apa kau bilang !!” Pekik teuki oppa dan langsung memukul kepala eunhyuk dengan handuknya. Namum eunhyuk hanya tertawa. Eunyuk melepas pelukannya dan kini melingkarkan tangannya di pinggang ku. ” Aku cukup dewasa di bandingkan kau untuk melakukan hal itu.”
” Tapi hyung, aku kan sudah lewat 17 tahun. Yang tidak boleh melakukan hal seperti itu kyuhyun dan wookie.” Eunhyuk tidak mau kalah.
” Mwo ? Kenapa harus aku, kenapa ki bum tidak di sebut, dia juga dongsaeng ku.” Protes wookie yang namanya di bawa – bawa.
” Lihat kelakuan mu yang masih kaya anak kecil. Ki bum untuk soal seperti ini aku yakin dia lebih mengerti dibanding diri mu.” Jelas eunhyuk dan semua pun tertawa. Ki bum hanya tersenyum saat namanya di sebut.
” Ini tidak adil aku kan juga sudah berusia di atas 20 tahun.” Mendengar itu semua member pun malah semakin tertawa.
Teuki oppa memanggil semua member untuk berkumpul, mereka harus melakukan brifing setelah melakukan konser ini. Eunhyuk berbisik ke telinga ku. ” Tunggu aku, ini tidak akan lama aku akan segera kembali.” Aku hanya tersenyum kecil dan dia pun meninggalkan ruangan ini bersama semua member yang lain.
Ku putuskan untuk membelikan eunhyuk oppa minuman segar di luar, aku juga sedikit bosan menunggu di tempat ini. Ku buka ponsel ku dan mengetik sms untuk eunhyuk.
Aku keluar untuk membeli minuman. Aku segera kembali
Lalu aku keluar dan mencari tempat yang menjual cola. Ku beli banyak cola untuk semua member dan milk shake kesukaan eunhyuk serta 1 kotak besar es cream untu ku. Dan aku juga membeli beberapa snack. Di tempat ini masih sangat ramai dengan penggemarnya super junior, ku lihat ada pula yang menjual pernak – pernik super junior. ” Lucu” Pikir ku. Keadaan yang masih ramai ini membuat ku harus mengantri untuk membayar semua belanjaan yang ku beli. Hampir 1 jam aku ada di tempat itu. Ketika ku kembali ke dalam ruangan tadi semua member suju sudah sibuk dengan kegiatannya masing – masing.
Ku lihat heechul, siwon dan wookie bersiap membersihkan dirinya. Kyu sudah kembali dengan game nya. Shindong, sungmin dan hangkyung sedang menyantap makanan dari panitia konser. Donghae, ki bum dan yesung aku tadi bertemu di luar dan leeteuk seperti masih berbicara dengan managernya. Ku lihat eunhyuk ada di kursi di pojok ruangan ini. Ku dekati dirinya, dan ternyata dia tertidur. Ku lihat wajahnya sangat lelah, belakangan ini dia selalu ku repotkan dengan kondisi ku ini.
” Hyun mi ssi.” Panggil seseorang, dan itu sungmin oppa. ” Bangunkan dia, dia belum makan makanannya. Diantara kami semua, aku lihat dia yang paling lelah. Si monkey ini memang teralu hyper.” Sungmin tertawa setelah menyebutkan kata hyper.
Aku juga tertawa bersamanya. ” Ne oppa, akan ku bangunkan dia. Gomawo telah mengingatkan ku. Oya oppa ini ada beberapa colla dan snack untuk kalian semua.” Ucapku sambil memberikan makanan yang ku beli untuk semua member.
” Terima kasih ya.” Sungmin pun meninggalkan ku dan membagikan makanan yang ku bawa ke member lain.
Ku tengok ke arah namja ku ini, dia masih asyik dengan tidurnya. ” Oppa.” Panggil ku pelan. ” Oppa oppa oppa.” Masih tidak bangun juga. Aku masih memegang sekotak besar es cream, muncul ide jail. Mungkin kalau dia membangunkan ku dengan cara yang manis, tapi tidak untuk ku. aku tersenyum jahil untuk hal ini.
Kutaruh kotak es cream itu di atas wajahnya, belum ada reaksi. Tapi 1 menit kemudian, eunhyuk bangun dan dengan refleks dia menepis kotak es cream yang ada di wajahnya itu. Namum sial sekotak penuh es cream itu terlempar dan jatuh mengenai wookie yang baru datang dari kamar mandi. Wookie yang masih telanjang dada pun berteriak.
” Hyung !!! Apa yang kau lakukan?!!” Eunhyuk yang baru bangun pun kaget mendengarkan dan melihat yang terjadi dengan wookie. Lalu eunhyuk menatap ku kesal. ” Aku baru selesai mandi, kenapa hyung melempari ku es cream ?” Wookie marah.
Eunhyuk menghampiri wookie, tapi sebelumnya dia melirik ku. ” Ini pasti ulah mu.” Aku hanya bisa tersenyum dan sambil memohon ampun padanya. ” Wookie ssi mianhae, mian, mian, mian. Aku tidak sengaja. Hyun mi yang mengerjai ku.”
” Mwo ?? Aku ?? Oppa kan yang melemparnya, aku hanya menaruhnya di wajahmu.” Lalu aku tertawa jahil, eunhyuk melirik ku kesal.
” Aissh,,,,,kau ini.” Lalu berbalik ke arah wookie lagi. ” Maafkan aku atau kau mau aku mandikan lagi.” Tawarannya. ” Wkwkwkwkwk, ngaco neh orang. Wookie udah gede jangan di mandiin, ntar terjadi hal – hal yg tidak di inginkan ^ Plak !! author diem, malah makin ngaco tau !!^hhahaha*
” Tidak perlu, aku bisa sendiri hyung !!” Ucap wookie sambil berjalan ke arah luar.
” Wookie ssi, maafkan hyung mu ya…maafkan aku.” Teriak eunhyuk dan aku mendengar samar wookie mengucapkan tidak masalah.
Eunhyuk memang sempat cemberut terhadap ku, namum ketika ku memberikan minuman ke sukaannya dia kembali baik kepada ku. * gampang amat ya, di suapnya. Hahaha* . Hari ini eunhyuk mengantar ku pulang lalu dia kembali ke apartementnya untuk beristirahat.

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s