Love On Air ~Part 2~

Title : Love On air (PART 2)
author : ririez joonbe
Genre : Romance

Main cast : Lee soon kyu as Sunny
Lee sung min as Sungmin
Other cast: other snsd and suju members

Saat tersadar Sung Min menempelkan tangan kanannya ke pipinya yang terkana sepatu.
“SHIT!” ujarnya ketika terlihat ada bekas tanah di tangannya.
“weee…kk!!” Sunny menoleh ke arahnya kemudian menjulurkan lidah. Anehnya, Sungmin tidak memperdulikannya dan malahan pergi mencari tissue.
# # #
“Bagaimana, hyung?” Tanya dong hae menatap Sung Min.
“hmmm…ya gitulah” Jawab Sung Min tak bersemangat. Dia masih binggung dengan pikirannya sendiri. Rasa marahnya seperti tak bisa muncul. Padahal seharusnya dia marah besar gara-gara kejadian tadi pagi.
“capek ya?” Tanya Dong Hae lagi. Sung Min hanya diam, dia membuka pintu kamarny. Kemudian langsung mengarah ke kasurnya yang bersprei pink. Di hempaskannya badannya ke tempat empuk itu. Beberapa menit kemudian dia mencoba memejamkan matanya. Siapa tahu pikirannya kembali normal setelah tertidur.
# # #
“Terus?” Tiffany mendengarkan cerita gadis di depannya itu dengan seksama. Sunny langsung memangilnya ke rumah karena peristiwa tadi pagi
“aku gampar dia pake sepatu!”Jawab Sunny dengan bangga. Tawa tiffany langsung meledak.
“terus dia gimana?” tanyanya dengan di selilingi kekehan
“diam aja tuh, takut kali..”
“kalo kalian siaran nanti, gimana dong?. Sunny terdiam sejenak. Memikirkan sesuatu.
“itu yang sampai sekarang belum aku pikirin…terus gimana ya, Tiff?”
“malah gantian nanya… eh,jadi pengin liat muka tuh orang!” Tiba-tiba raut muka Sunny berubah. Seperti berusaha mengingat sesuatu. Namun, ada perasaan menganjal disana.
“cakep sih, Tiff.. tapi kelakuannnya tuh bikin eneg” jawab sunny setelah tadi terdiam sejenak.
“cakep?”
“masih cakepan hee chul oppa lah pastinya” Ujar Sunny mantap. Sekali lagi Tiffany terbahak melihat wajah sahabatnya yang lugu itu. Sudah beberapa bulan ini dia bosan mendengar celotah sunny tentang namja bernama hee chul..

# # #
“Annyeonghaseyo!” teriak seseorang seraya meletakan sepatu di rak depan pintu.
“Annyeong…sudah datang kyu?” Tanya Sungmin saat tahu kalo yang datang saat itu adalah Kyu Hyun. Dia adalah salah satu dari 4 penghuni kost lain di rumah itu.
“Ne~!” jawab si magnae, satu-satu nya yang masih sma di sini. “kok tadi aku tidak dengar sung min hyung siaran?” lanjut Kyu lagi.
“hmmmpff…” sung min menghembuskan nafasnya “ada masalah sedikit, kau mau dengar ceritanya, kyu?”
“HEH! Kenapa hyung Cuma mau cerita dengan kyu?” Donghae mencak- mencak. Karena sejak tadi hanya mereka berdua di kost tapi, sung min tidak sedikit pun membuka mulutnya tentang maalah itu.
“habisnya kamu saja tidak tahu kalo aku tadi batal siaran” omel Sung Min.
“Mianhe deh, Hyung! Aku kan sibuk, tidak seperti anak sma itu.”Sung Min hanya diam saja mendengarnya. Padahal dia tahu kalo seharian ini donghae di rumah saja karena sedang liburan.

Setelah Kyu berganti baju seragam dan membereskan dirinya, meraka bertiga duduk di lantai depan televisi. Kyu Hyun dan Donghae bersiap mendengarkan cerita Hyung mereka.
“Hahaha… tapi, kenapa kamu diam saja, Hyung? Tanya Kyu Hyun saat sung min sudah selesai menceritakannya dari awal
“jangan jangan hyung takut ya dengan yeoja itu?” sahut Dong hae yang juga tertawa.
“bukan gitu.. Aku baru pertama kali melihat yeoja yang seperti itu. Rasa marahku tiba tiba hilang… dia unik..”
“intinya…” Dong Hae sudah bisa menebak apa yang akan di katakana sungmin.
“iya…sepertinya aku menyukai yeoja itu…”
# # #
Sunny duduk termangu di depan teras rumahnya. Rambutnya yang ikal dan panjang berkibar tertiup angin. Seperti biasa dia sedang menunggu sesuatu datang. Sejak 2 bulan yang lalu selain warna langit biru yang bercampur dengan oranye, ada sesuatu yang lain yang ia tunggu. Dulu Sunny kecil pun sudah sangat senang menunggu warna langit senja berubah. Katanya, seperti sebuah lukisan yang mengambarkan kecantikan alam. Matahari yang memendarkan warna oranye di langit. Tapi, setelah 2 bulan lalu dia melihat hal lain di bawah langit yang begitu mempesona. Dia menunggu 2 hal saat sore menjelang.
Seorang Namja berkaos hitam datang dari arah timur. Namja bermata besar yang tak pernah melihat ke arah lain selain jalan yang di laluinya. Entah apa yang menarik darinya tapi, inilah seseuatu yang lain yang di tunggu Sunny. Dia memandanginya tanpa berkedip sedikit pun. Namja itu menoleh kea rah Sunny kemudian tersenyum. Sunny begitu terkejut. Seolah itu sentakan yang dahsyat yang membuat jantungnya keluar. Senyuman yang indah itu di balasnya.
“Tiffany!!” teriak Sunny di depan telpon setelah berhasil memencet beberapa nomor.
“apa, sih?! Aku tidak tuli, sunny!”
“Hee Chul Oppa terenyum padaku!” Ujar Sunny heboh sendiri. Tiffany jadi ingat kejadian ketika Sunny akhirnya tahu nama namja yang tiap sore lewat di depan rumahnya itu dari tetangganya. sama seperti saat ini, teriakan heboh yang di dengarnya dari ujung telepon.

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s