It Has To Be You CHAPTER 3

Judul: It has to be you
Author : Gitaemiinah
Genre: Romance 17+
Cast: Taemin, Minho, Key, Yoochun Tvxq

CHAPTER 3

__Key Pov__

Aku terbangun oleh suara kicau burung di luar. Kucoba mengumpulkan nyawaku yg hilang karena tidur semalam. Aku pun sudah mulai sadar ketika ternyata Taemin sudah tak berada di sampingku lagi. Apa ia sudah pulang ke rumahnya? Seketika pertanyaanku terjawab saat aku menuju dapur untuk mengambil minum,
“Selamat pagi, Key!” Sapa Taemin
Aku membelalakan mata, melihatnya sedang membereskan sarapan pagi di meja makan.
“Mana ibu?” Tanyaku tajam
“Dia bilang mau pergi ke pasar sebentar. Jadi aku disuruh membereskan sarapan.” Jawab Taemin polos, masih asyik berkutat dgn pekerjaannya
Aishhh… Bukannya ia bilang ia harus pulang pagi-pagi sekali? Dasar plin-plan! Semalam dia sudah berani tak menjawab pertanyaanku, sekarang seenaknya saja menyiapkan sarapan pagi di dapur. Rupanya dia meremehkanku.
“Heh!” Panggilku tiba-tiba
Taemin mendongak, “Ya?”
“Kemari!”
Sejenak Taemin meninggikan alis, kemudian mendekatiku dgn tingkah anak SD-nya,
“Ada apa Key?”
“Kenapa kau tak cepat pulang ke rumah?” Tanyaku sedikit membungkukan wajahku ke wajahnya
Seketika ekspresi wajah Taemin berubah.
“Kau bilang kau harus pulang pagi-pagi sekali kan? Kenapa kau masih berada di rumahku? Kenapa kau——“
Grep! Tiba-tiba Taemin malah memelukku, membuatku terlonjak kaget,
“Heh, ap-apa-apan kau ini? Heh!”
“Aku tetap ingin berada di korea…” Ujar Taemin lirih
“Heee???” Aku berjengit, apa maksudnya? Dia gila? Aku semakin tak mengerti dgn tingkah dan ucapannya
“Aku tak mau pergi dari sini. Aku tak mau..”
Aku mendengar nada bicara Taemin, semakin lama terdengar seperti suara tangisan. Aku pun melonggarkan pelukannya dan menatap wajahnya. Benar saja, mata taemin memerah, seperti akan menangis.
“Hey, kau ini kenapa??” Tanyaku bingung, juga cemas
Taemin tak menjawab, malahan ia sudah mulai menangis.
“Heh, bodoh, kau ini kenapa?!”
Taemin tetap tak menjawab, bahkan tangisannya terdengar semakin keras, aku bingung, cemas, khawatir, tak tahu harus berbuat apa. Aku tak dapat berfikir lurus, saking khawatirnya, entah kenapa, tiba-tiba aku langsung mengangkat dagu Taemin dan mendekatkan bibirnya ke bibirku, lalu aku pun menciumnya.

__Key Pov ends__

__Taemin pov__

Aku tak dapat menahan masalahku lagi. Aku cengeng. Tapi aku juga tak mau memberitahukannya pada key, bahkan mengingatnya saja aku tak mau. Dan tiba-tiba, aku sangat terkejut dgn apa yg dilakukan key. Dia menciumku! Dia membuat mataku langsung terbelalak. Lidahku kelu, tubuhku pun kaku. Aku tak percaya dgn apa yg terjadi sekarang. Walaupun bukan sebuah deepkissing, tapi hal ini benar2 membuat tangisanku terhenti. Key telah mencuri ciuman pertamaku.*hueekkk*.
Aku berusaha menatap mata Key. Sekarang kedua matanya sedang terpejam, seperti menikmati aksi yg ia lakukan kepadaku[?]. Aku tetap diam tak berontak, sampai akhirnya, key melepaskanku ketika bel rumah dibunyikan oleh seseorang yg berada di luar.
Aku masih terdiam di tempat saat Key sudah membuka pintu.
“Cari siapa?” Tanya Key kepada seseorang di luar
“Lee Taemin.”
Aku tersentak. Aku kenal Suara pria itu! Segera aku berlari menuju pintu, dan seketika itu aku terkejut. Papa Yoochun dan segelintir bodyguardnya sedang berdiri menghadap Key. Aku juga melihat Minho yg sedang berdiri di samping ayahku itu. Sudah kuduga, mereka pasti akan menyusulku kemari.

__still taemin pov__

“Taemin.” Panggil Minho ketika aku sudah berada di antara mereka
Key menyipitkan matanya, “Ada apa memangnya?” Tanyanya acuh tak acuh
“Ayo pulang, kau harus cepat2 berkemas, kita tak mau kan ketingalan pesawat?” Ucap ayah yoochun
“Ketinggalan pesawat?” Ujar Key heran
Aku terdiam. Kugerakan kakiku mendekati papa yoochun, tapi tiba-tiba key mencekal lenganku.
“Apa karena ini kau menolak untuk menginap di rumahku?” Tanya key
Ayah menatapku tajam, “Maaf, nak. Tapi kami harus segera pergi.” Ujarnya pada key
Sejenak key terlihat enggan, tapi kemudian ia melepaskanku. Aku segera diantar masuk menuju mobil limau bersama ayahku dan bodyguardnya.
“Maaf jika taemin sudah merepotkanmu.” Ujar minho sebelum pergi.
“Tunggu.” Panggil key, “Ada apa sebenarnya dgn taemin?”
Minho terdiam sebentar tanpa menatap Key, lalu ia pun beranjak pergi membelakanginya, tanpa menjawab satu patah kata pun.
“Kau sudah tahu kan hari ini kau akan pindah ke jepang? Mengapa tak ada kesiapan sama sekali?” Tanya papa yoochun ketika kami sedang berada di mobil.
Aku diam saja.
“Kau seharusnya sudah mengerti dengan situasi saat ini”
“Ayah yang harus mengerti situasiku!” Potongku tajam

Sejenak papa melirik ke arahku. Sedangkan minho yg duduk di sampingku berusaha menenangkanku. Keluargaku dan minho memang sudah sangat akrab, karena itu ayahku sangat percaya sekali padanya. Sampai-sampai hanya menjemputku saja harus bersama minho hyung.

“Sudah terlambat jika kau merengek sekarang. Ayah tetap akan memindahkanmu ke jepang. Kau akan sekolah di sana, dan meneruskan bisnis ayah.” Ujar ayah dingin.
Aku berjengit kesal. Sudah berkali-kali aku tak setuju dgn rencana ini. Aku merasa sudah punya kehidupan sendiri di korea. Bayangkan saja, sudah setahun aku dan papa yoochun tak bertemu. Kami hanya saling mengontak lewat telepon. Itu saja ayah hanya membicarakan tentang bisnis dan masa depanku yang akan meneruskan bisnis itu. Aku tak suka. Tak setuju. Aku masih ingin tinggal di korea. Bersekolah di sini.
“Aku ingin ke toilet.” Ujarku tiba-tiba.

Tak ada sahutan.

“AKU INGIN KE TOILET!!!!”

Sontak mobil berhenti. Ayah langsung menyuruh dua bodyguardnya untuk mengantarku ke toilet umum. Minho sempat minta ijin untuk menemaniku, tapi ayah menolak. Katanya ia terlalu lemah jika berhadapan denganku. Mungkin ayah takut aku melarikan diri, makanya dia menyuruh para algojo itu.
Aku keluar dengan di kawal bodyguard. Sebenarnya aku bohong. Aku memang ingin melarikan diri. Aku ingin kembali ke rumah key dan memberitahukan semua hal padanya. Tapi pandangan para penjaga itu tak pernah lepas dariku.
“Heh, kalian juga mau mengikutiku sampai toilet???” Bentakku
Mereka menunduk. Aku segera melangkahkan kakiku menuju pintu toilet, tapi saat mereka lengah,
“Tuan muda!!!!!!!!!”

Aku berlari ke jalan raya tanpa peduli dengan mereka yang langsung berteriak memanggilku. Aku berusaha mencari angkutan umum dan memutar-mutar sebentar untuk membuat mereka bingung. Ternyata minho dan ayah menyadari teriakan mereka dan langsung keluar dari mobil. Aku tetap berlari, melalu kerumunan orang-orang yang berjalan di trotoar. Namun, ketika aku akan menyebrang, aku tak sadar, tiba-tiba sebah mobil limo melaju kencang ke arahku. Entah kenapa kakiku langsung kaku, tangan dan langkahku tak mendengarkan perintahku. Dan semuanya pun terjadi begitu saja.

Tbc………………..

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Satu Balasan ke It Has To Be You CHAPTER 3

  1. Ping balik: chap | ♥♥♥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s