[FF/One Shot/S/PG-15/Saw II: YouTube]

Annyeong ^^
Aku numpang post FF di grup ini hehehe >w<
Mmh buat judulnya, pasti bingung kenapa tiba tiba SAW II iya kan? *sotoy*
Itu karena SAW I nya pemainnya girlband jadi gak aku post hehehe
Buat admin, makasih udah diperbolehin ikut post disini
Dan aku minta komennya ya ^^
Kamsahamnida *bow*

[FF/One Shot/S/PG-15/Saw II: YouTube]

Author : Yuri or Han Youngra
Title : Saw II: YouTube
Casts : All DBSK members
Genre : Horror
Rated : PG-15
Type : Drabble
Summary : Jaejoong, Yoochun, Changmin, Junsu dan Yunho menonton sebuah video dari YouTube.
Disclaimer : God’s mine T^T except this story is mine :]
Warning : –
A/n : –

“Miyabi…” Changmin mengetikan nama ‘Miyabi’ di tab situs YouTube dalam laptopnya.
Yoochun yang duduk di sampingnya memukul kepala Changmin lumayan keras.
“Aww!” Changmin meringis pelan seraya mengusap kepalanya. Ia menatap hyungnya kesal.
“Heh mesum! Untuk apa kau membuka video Miyabi?” tanya Yoochun kesal.
“Hanya cuci mata hyung,” jawab Changmin pelan, masih mengusap kepalanya.
“Ish, apaan sih ribut ribut?” tanya Jaejoong, ia menghampiri Changmin dan Yoochun yang duduk di sofa ruang tengah lalu duduk di samping Changmin.
“Hyung, Yoochun hyung memukulku!” adu Changmin, ia memeluk lengan Jaejoong.
“Dia yang mulai,” gerutu Yoochun.
Jaejoong mulai mengacuhkan mereka berdua, ia penasaran dgn video yang berjajar paling bawah di halaman web tsb dalam layar laptop Changmin.
“Yoochun hyung jelek!” teriak Changmin.
“Sshh berisik! Min, coba klik video yang paling bawah itu,” perintah Jaejoong penasaran.
Changmin mengarahkan matanya kearah yang ditunjuk Jaejoong, ia pun mengkliknya.
“Sedang apa kalian?” tanya Junsu, datang menghampiri mereka bertiga di sofa.
“Menunggu video yang sedang loading,” jawab Changmin.
“Eh Su, Yunho kemana?” tanya Jaejoong.
Junsu menggeleng, “Entahlah. Belum pulang dari kantor SME mungkin.” jawab Junsu.
Ia berdiri di balik sofa yang di duduki Jaejoong, Changmin dan Yoochun.
“Video nya sudah selesai,” seru Changmin, segera menekan tombol replay di layarnya.
Sebuah video dengan judul SAW berdurasi 7 detik mulai berjalan. Hanya gambar hitam yang memenuhi layar selama video itu berjalan dengan suara suara aneh disana.
“Apa apaan itu?” pekik Jaejoong setelah video berakhir.
“Pasti orang jahil yang meng uploadnya!” tambah Junsu.
“Argh membosankan, aku mau ke kamar!” seru Yoochun, segera beranjak dan masuk ke dalam kamarnya.
“Huh, aku mau membuat cake dulu,” seru Jaejoong.
“Yay cake! Buat yang banyak ya hyung! Nanti kalau sudah jadi panggil aku, aku ada di sini,” teriak Changmin ketika Jaejoong mulai beranjak kearah dapur.
“Heh! Memangnya aku pembantumu!” bentak Jaejoong dari arah dapur.
Changmin dan Junsu hanya tertawa mendengarnya.
“Cari video lain dong,” pinta Junsu seraya duduk disamping Changmin.
Changmin mengangguk. “Mau video apa? Porno?” tawar Changmin. Ia mengedipkan matanya nakal kepada Junsu.
Pletak!
Sekali lagi, Changmin mendapatkan jitakan lumayan keras di kepalanya.
“Aww hyung,” ringis Changmin.
“Trailer film saja, dasar mesum!” ucap Junsu.
Changmin merengut kesal lalu mulai mencari trailer trailer film di situs YouTube.
_____________

Yoochun teringat akan video yang baru ia tonton bersama teman temannya di YouTube namun segera ia mengacuhkan ingatannya itu. Yoochun merebahkan tubuhnya diranjang. Mencoba untuk tidur disiang itu. Ia mulai memejamkan matanya namun sebuah ketukan kecil di jendela kamarnya memaksanya untuk kembali membuka matanya.
Ia bangkit dari ranjangnya dan berjalan perlahan kearah jendela.
Tidak ada apa apa. Hanya angin yang berhembus kencang disana.
Yoochun mendesah pelan. Ia membalikan tubuhnya untuk kembali keranjangnya namun tak sengaja tangannya menyenggol secangkir kopi nya yang ia letakan di meja kecil terjatuh hingga pecah.
PRAAANGG!
“Aish!” pekik Yoochun.
“Yoochun hyung, ada apa?” teriak Changmin dari ruang tengah.
Yoochun balas berteriak, “Tidak ada apa apa, hanya gelas pecah!”
WUSSHHH!
Angin kembali berhembus kencang. Yoochun sedikit bergidik ngeri di siang bolong itu. Ia mengarahkan langkahnya kearah jendela kembali. Berniat untuk menutupnya. Namun sayang, entah kenapa jendela tiba tiba menjadi macet hingga sulit di tutup.
“Ish, kenapa lagi ini?” pekik Yoochun.
Ia menarik narik jendelanya agar tertutup.
“Come on,” seru Yoochun.
Ia menarik jendela dalam 1 hentakan yang sangat keras, namun bersamaan dengan angin yang kembali berhembus kencang. Membuatnya jatuh tersungkur ke belakang.
BUAGGH!
“Aww…” pekik Yoochun.
Tak sengaja tangannya menyenggol meja kecil lainnya, sehingga sebuah gantungan salib berukuran sebesar jari kelingking jatuh dan masuk tepat ke dalam mulut Yoochun.
“Arkkh…” Yoochun merintih kesakitan, gantungan salib itu tersangkut di tenggorokannya. Salah 1 sisi tajamnya menusuk kedalamnya, mengakibatkan darah mulai keluar dari sana.
Yoochun mulai bangkit. Ia tidak bisa berteriak, maka dari itu ia bergegas untuk keluar ruangan agar mendapatkan pertolongan dari teman temannya.
Yoochun sudah berdiri. Masih menahan sakit dilehernya. Darah masih mengalir dari mulutnya.
Ia melangkahkan kakinya 1 langkah namun tiba tiba angin yang lebih besar berhembus, membuatnya terdorong sedikit dan menginjak air kopi yang tumpah itu. Yoochun terpeleset dan ia tidak dapat menahannya ketika pecahan gelas itu menusuk salah 1 matanya.
Gantungan salib yang berada di tenggorokan Yoochun pun ikut terdorong, menembus dan merobek lebih dalam akibat terpelesetnya tubuhnya. Tubuh Yoochun terkejang kejang sebelum akhirnya ia mati di tempat.
_____________

Changmin dan Junsu masih menonton video YouTube di ruang tengah. Tanpa tahu bahwa salah seorang sahabatnya telah mati di kamarnya.
“Haus,” gumam Junsu.
“Itu, minum saja minumanku!” seru Changmin seraya menunjuk kearah segelas air putih di meja belakang laptopnya.
Junsu mengangguk lalu menggapai gelas di balik laptop Junsu.
“Ah,” pekik Junsu, ia tidak sengaja menumpahkan air tsb ke bawah meja.
“Hyung, basah…” ucap Changmin seraya mengamati lantai dibawahnya yang tergenang air.
“Aish, aku tidak sengaja.” ucap Junsu.
“Sana ambil lap,” perintahnya.
Junsu menggeleng, “Ani, aku mau mengambil air saja di dapur.” seru Junsu, segera ia berlari kecil kearah dapur.
“Tapi bisa sekalian ambil lap kan di dapur?” teriak Changmin.
“Tidak mau!” balas Junsu yang kini sudah berada di dapur.
Junsu mengambil air di dapur dan segera meneguknya. Ia menghampiri Jaejoong hanya untuk melihat kue buatannya yang belum selesai. Setelah itu, ia beranjak keluar dari dapur kearah kamarnya.
“Hyung, mana lapnya?” tanya Changmin ketika Junsu melewati ruang tengah kearah kamarnya.
Junsu tidak merespon Changmin, ia berlalu begitu saja ke dalam kamarnya.
Didalam kamarnya ia hanya diam. Tidak tahu apa yang harus ia lakukan di harinya yang membosankan ini.
Junsu berjalan kearah jendela. Ia hendak membuka pintu. Ia merasa siang ini begitu panas.
Ia melangkahkan kakinya kearah jendela. Namun, ketika ia tepat berada di depan jendela, ia merasa kepalanya terasa sangat berat. Bayangan video yang tadi ditontonnya tiba tiba kembali berputar dalam ingatannya.
“Aish!” ringis Junsu.
Ia memejamkan matanya seraya menahan rasa sakit di kepalanya dgn tangan kirinya. Tangan kanannya berusaha mencari tumpuan.
Namun tak sengaja, tangannya malah memegang, menabrak keluar jendela. Dan dalam sekejap, ia terjatuh dari jendela apartementnya yang berada di lantai 26.
_____________

“Dasar Junsu hyung!” pekik Changmin, ia hendak beranjak ke dapur untuk mengambil lap namun tiba tiba ia merasa ingin buang air kecil.
“Aish. Ingin pipis!” gumam Changmin.
Ia berlari kearah kamar mandi dan masuk ke dalamnya.
SSRRR
“Uh lega,” gumam Changmin seraya menaikan celananya setelah ia buang air kecil.
Ketika Changmin hendak berbalik, sebuah rekaman video tiba tiba berputar di benaknya. Changmin mencari dinding untuk menjadi sandaran ketika pusing mulai dirasakannya. Ia terjatuh di atas bathtub. Berusaha bangkit namun setelah itu ia berhenti ketika merasa seakan sesuatu menahannya untuk bangkit dari dalam bathtub. Tangannya seperti tertahan. Tanpa harus menunggu lama, air mulai mengalir dari keran dan dari dalam shower yang berada di samping bathtub. Mencoba berteriak namun lehernya tercekat. Changmin tak dapat melakukan apapun selain berdoa di dalam batinnya ketika air tsb sudah berhasil menenggelamkannya. Menenggelamkannya seluruhnya hingga tidak terdengar suara kehidupan di dalam kamar mandi.
__________

Jaejoong tersenyum senyum kecil seraya menghias kue krim buatannya. Ia masih menunggu kue kering di dalam oven matang. Ia bersenandung kecil, menghias kue kue dengan krimnya.
KREKK
Sebuah suara aneh berhasil membuat Jaejoong sedikit terlonjak kaget. Ia menolehkan kepalanya ke sumber suara. Suara aneh yang berasal dari dalam oven yang sedang memanggang kue keringnya. Ia meletakan mangkuk krim itu disamping kuenya, lalu beranjak perlahan kehadapan oven. Ia memeriksanya dan tidak ada yang salah disana. Jaejoong kembali memandangi oven nya namun tiba tiba sebuah video hitam dengan durasi 7 detik berputar dalam ingatannya. Ia memegang ujung meja ketika merasa lemas, sulit untuk menopang berat badannya. Kembali Jaejoong menatap oven dan sedetik kemudian setelah itu,
DUUAARRR!!
Oven meledak tepat di hadapan wajah Jaejoong, membuatnya mati seketika.
_____________

Air yang ditumpahkan Junsu perlahan mulai bergerak. Dengan gerakan yang sangat tidak masuk akal, air tersebut mengalir ke kolong meja.
CKLEK
“Aku pulang!” ucap seseorang penghuni dorm yang tadi sempat meninggalkan keempat teman temannya di dorm itu.
Ia berjalan gontai kearah ruang tengah dan matanya menemukan laptop milik Changmin disana. Ia segera duduk disofa dan mulai mengutak atik laptop magnaenya yang tanpa ia ketahui sudah meninggal beberapa menit yang lalu.
Yunho melihat sebuah video dengan durasi 6 detik di halaman web YouTube yang terpampang di layar itu. Yunho segera mengklik video berjudul ‘SAW’ itu dan menontonnya. Hanya sebuah gambar hitam dengan suara aneh dalam waktu 7 detik yang berputar disana.
Yunho terdiam sejenak dan sedetik kemudian ia tertawa kecil.
“Low battery” sebuah tulisan kecil tiba tiba muncul di layar laptop.
Yunho menghela nafas dan kemudian menggapai charger laptop yang masih menganggur disamping laptop.
Yunho berjalan perlahan kearah dinding, tepat dengan sebuah colokan listrik menempel disana. Ia mencolokkan kabel tsb dan membawa ujung dari kabel tsb yang harus ia colokkan kedalam laptop.
Air dari kolong meja mengalir ketempat semula. Tepat ketika Yunho akan mencolokkan kabel di laptop, ia terjatuh ketika menginjak genangan air di lantai.
Dan dengan segera sebuah sobekan besar panjang terukir jelas dihadapan mata Yunho terhadap kabel tsb. Membuat kumparan kumparan berbahaya di dalam kabel terbuka itu bersentuhan langsung dengan air yang menggenangi lantai yang juga telah membasahi sedikit tubuh Yunho. Dan didetik itu juga, suara listrik yang berhasil menghanguskan dan membawa pergi melayang nyawa orang terakhir penghuni dorm dan juga orang terakhir yang menyaksikan video YouTube itu disana.
Tertarik untuk menyaksikannya?
Video di situs YouTube berjudul SAW dengan durasi 7 detik?
Ingin mencoba?
http://www.youtube.com/watch?v=FcyZkqFhFKY

Author : Yuri or Han Youngra

Buat admin sekali lagi makasih banget hehehe
Buat readers juga makasih banget
Dan buat YouTube juga makasih banget ^^ (?)

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Oneshoot dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke [FF/One Shot/S/PG-15/Saw II: YouTube]

  1. jiyunana berkata:

    hah ? Beneran video’a. Ngeri ah,, kalo anak DBSK pada mati semua.
    Ff’a bkin aku merinding. Ihhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s