FF/ Love On Air ~Part 3~

Title : Love On air (PART 3)

author : ririez joonbe

Genre : Romance

Main cast : Lee soon kyu as Sunny

Lee sung min as Sungmin

Other cast: other snsd and suju members

akhirnya…. bisa lanjutin yang part 3…ni FF jadi makin gag ngenah.. pikiranku lagi mbruet..

jadi maaf ya klo jelek…

di baca syukur gag juga gak apa2..

——————————————————————————————————–

Sungmin mematut dirinya di depan cermin. Dia mengenakan kaos pink tua kesayangannya dengan setelannya yang biasa, celana jeans. Dan tidak lupa mantelnya, karena ini masih musim dinggin. Memang hari ini tidak seperti seminggu yang lalu saat siaran perdana yang sebenarnya yang akhirnya batal atau seperti 3 hari yang lalu, tapitetap saja keringat dingin muncul di kedua telapak tanganya. Dia memandang lagi kea rah cermin. Hidungnya masih tampak merah . Sungmin jadi teringat pertemuan keduanya dengan yeoja bernama Sunny, 3 hari yang lalu.

_Flash Back_ 3 days ago….

Sungmin berjalan ke ruang tunggu siara dengan perasaan campur aduk. Ternyata gadis yang bertemu dengannya waktu itu sudah duduk manis di kursi yang kemarin ia duduki. Dia melihat ke arah ruang siaran, masih ada penyiar yang sedang on air. Artinya, mereka harus menunggu beberapa saat lagi. Tiba tiba jantungnya berdentam.

Sungmin mengulurkan tangan kanannya ke arah gadis itu. Yeoja bernama sunny itu menyipitkan matanya.

“Lee Sung Min” kata sung min tiba tiba, seraya menarik tangannya kembali karena Sunny tidak merespon

“Kemarin aku udah mengenalkan dirikan?” jawab yeoja itu ketus. Tapi, justru itulah yang di sukainya dari yeoja ini. Mukanya jadi tampak lucu karena sebenarnya wajahnya itu tak panta untuk marah.

“M-Mi-Mianheyo” Ujar Sung Min gugup saat duduk di kursi di samping sunny, matanya masih menatap ke depan.

“bagaimana jika tidak ku maafkan?” Sunny menjawab juga tanpa memandang lawan bicaranya.

“bukannya kemarin kau sudah mengotori pipiku? Belum cukup?”

“aku tidak menyukaimu…dan aku susah memaafkan orang yang tidak ku suka.”

“Terserah! Yang penting aku sudah berniat meminta maaf” SungMin bernada marah. Tapi,sepertinya susah untuk benar benar marah pada gadis ini….

# # #

Saat siaran, semua berjalan dengan sangat lancar. Sungmin tak pernah menyangka kalo ternyata partner kerjanya itu professional juga. Sunny bisa terdengar akrab dengannya ketika siaran. Walaupun saat lagu sedang di putarkan, dia akan kembali seperti semula. Sebenarnya Sungmin mengerti kalo kemarin dia sudah membuat jengkel hati yeoja ini, tapi dia kira tidak akan sampai seperti ini.

Hari ini, puncak musim dinggin sudah tiba, salju mulai turun di luar. Sungmin yang tidak membawa kendaraan hari ini tentu saja merasa cemas. Jarak halte dengan tempat ini lumayan jauh. Dia memang sedikit bodoh jika masalah ramalan cuaca.

“Si won.. apa kau bawa mobil?” Tanya Sungmin pada kenalan barunya yang sama-sama penyiar.

“Ne~! mau ikut? Kau turun di daerah mana?”

“rumahku kalo dari sini, kea rah timur…kau?”

“hmmm.. aku mau ke utara dulu..”

“o, ya sudah… aku cari tumpangan yang lain saja” jawab Sungmin, mungkin jika tidakada orang yang searah dengannya, harus menunggu sampai salju sedikit reda, itupun jika malah tidak semakin menumpuk sampai bis tidak ada yang jalan. Tapi, jika itu terjadi dia bisa meminta salah satu dari ke 3 teman kostnya untuk datang menjemputnya.

“maaf ya, Sungmin!” Ujar Si won “kau juga mau kea rah timur kan Sunny?”tiba tiba si won bertanya pada Sunny yang lewat di depn mereka.

“ha?! Ne~~” jawab Sunny kaget.

“yup! Pas sekali… kalian bisa pulang bareng! Titip Sungmin ya…!”

“baiklah..mau bareng, SungMin?” jawab Sunny mantap. Seketika muka Sungmin langsung berubah. Padahal dia tadi berpikir bagaimana cara sunny menolaknya. Dia telisik mata yeoja itu, tak tamapak perasaan jengkel di sana.

“kalo tidak merepotkanmu” sahut sungmin. Dia sangat ingin tahu apakah yeoja ini benar-benar mau mengantarya.

Mereka berjalan berdua sampai ke mobil milik Sunny. Selama itu Sunny tidak berbicara apapun. Hanya mengucapkan kata perpisahan pada siwon. Kemudian melajukan mobilnya dengan tenang. Dan di mobil itupun mulutnya masih tertutup rapat. Sungmin semakin penasaran pada gadis ini. Tapi, dia juga tidak bisa berkata apapun.

“keluar!” kata sunny tiba-tiba.

“Mwo?”

“kau tidak dengar kata-kataku? Keluar dari mobilku” ujar Sunny lagi

“Tapi….” Sungmin benar benar kaget… dia memang tidak percaya kalo Sunny akan mengantarkannya sampai di kostnya. Tapi, setidaknya dia menyuruhnya keluar saat sampai di depan halte atau tempat yang sedikit ramai untuk mencari taxi. Di sini adalah jalan kecil, dan halte sudah tertinggal jauh di sana. Dan tentu saja cuaca di luar begitu dingin.

“aku tidak suka melihat orang yang tidak kusukai di mobilku”. Sungmin langsung membuka pintu mobilnya, kemudian menutupnya dengan cara membantingnya sangat keras.

_flash back end_

Sungmin sudah 2 kali di buat sangat marah oleh yeoja itu. Tapi, yang membuat tangannya berkeringat kali ini malah gadis itu. dia juga merasa aneh dengan dirinya sendiri. Sekalipun dia sudah mengakui bahwa dia menyukai sunny tapi, tetap saja dia merasa ada yang tidak wajar dengannya…

# # #

Sunny sedikit malas kemana-mana hari ini. Tapi, dia harus berangkat siaran mau tidak mau. Sebenarnya dia bisa saja pamit karena sakit atau apa dan meminta tolong kepada penyiar penganti. Tapi, ada urusan yang perlu dia selesaikan hari ini. Masalahnya dengan pasangan siarannya. Sebenarnya dia sama sekali bukan seorang yeoja yang begitu tega. Dia hanya inginmemberi pelajaran pada namja itu agar dia tidak lagi berbuat seenaknya pada orang lain. tapi, kata tiffany kemarin sikapnya terlalu keterlaluan. Dan hari ini dia akan meminta maaf padanya. Apalagi sepertinya Sungmin juga orang yang baik.

“hoi!” teriak seseorang di belakang Sunny, lamunannya tiba tiba buyar.

“Oppa?! Hampir saja jantungku copot.”

“kau sih, melamun terus”

“hari ini si won oppa juga ada siaran?” Tanya Sunny pada namja yang mengagetkannya tadi.

“aniyo, hanya mau mengambil barang yang ketinggalan. Kau?” sahut Si won

“sebentar lagi”

“tuh, sungmin sudah menunggumu..” ujar si won menunjuk seseorang berbaju pink yang sudah duduk dari tadi.

Sunny memperhatikan namja itu. Sepertinya ada sesuatu yang berbeda darinya. Hidungnya tampak sangat merah. Seperti sedang flu. Dia perhatikan tissue yang di bawanya dan kotaknya yang di letakkan di sebelahnya. Tebakan yang tepat!

“hei! Sedang sakit?” Tanya Sunny langsung. Sungmin tersentak kaget. Tiba tiba saja yeoja yang ketus padanya itu menanyainya.

“ne~! gara gara seseorang yang membuatku membeku di luar!”

“mwo?! Gara gara aku? Aigo~! Mianheyo….” Jawab sunny seraya duduk di sebelahnya. “baru saja hari ini aku mau minta maaf… gimana kalo kita saling memaafkan? Ehm? Bukannya kita partner siaran? Harusnya kita itu menjadi sahabat baik?” celoteh Sunny. Sungmin tidak begitu kaget melihatnya menyerocos seperti ini. Karena dia tahu beginilah sunny yang sebenarnya.

“bukannya kau tidak bisa memaafkan orang yang tidak kau sukai?” Sungmin membalas perkataannya kemarin

“aaa..~! kemarin itu aku hanya membuatmu agar tidak kurang ajar lagi pada orang yang baru kau kenal.. di maafkan ya?” Sunny merengek.

“Ne…tapi, ada syaratnya…”

————————————————————————————————

Lanjut ke part berikutnya ya..

gomawo dah baca ^^

comment nya ya..

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s