FF HeLLo PaRt2

HELLO… (part 2)

cast:
* Lee Taemin as Taemin
* Kim Kibum as Key
* Choi Minho as Minho
* Lee Jinki as Onew
* Kim Jonghyun as Jonghyun
* Choi hyunreii as hyunreii
* Kim Yurii as Yurii
* Lee hyumi as Yumi

author:
* Choi Hyunreii * Kim Yurii

Sementara Reii sibuk dengan sapu tangan Taemin…

Yurii pergi dengan air mata mengalir di pipinya. Ia tak menyangka Reii tega mempermainkan perasaan orang yang telah Yurii cintai sejak ia masih duduk di bangku SMP. Betapa sakit hatinya mengetahui kenyataan tersebut namun Yurii tetap saja tak bisa membenci Reii, sahabat yang ia sayangi.

Siang itu, Yurii berjalan pulang sendiri dengan perasaan kecewa, kemudian ia berhenti di sebuah taman dekat danau di belakang sekolah elitnya. Ia melampiaskan kemarahannya dengan melemparkan batu-batu ke danau.

“pabo!! Reii jahat!! Kenapa kau tega!! Reii bodoh!!” teriak Yurii.

“bletakk…” ketika Yurii sibuk melempar batu kesana kemari, ada salah satu yang mengenai seseorang.

“aigoo…” terdengar suara rintihan orang karena terkena lemparan Yurii.

“gwaenchannayo? Mianhae… Aku tak tau kau ada disana.. Kau luka? Adakah yang sakit?” tanya Yurii pada namja itu.

Ternyata lemparan Yurii mendarat tepat di kepala Onew. Meski kesakitan namun ia Tak sanggup berkata-kata ketika ia melihat wajah manis Yurii *huekk, jelek cii percya.. Haha* yang dipenuhi air mata. Entah kenapa dalam pandangan Onew, air mata Yurii bagaikan krystal-krystal cantik yang menghiasi wajahnya. *ampun dehh.. Wajah jelek ingusan kea sii yurii msa dbilang cakep.. Onew.. Onew.. Ckckck* Hati Onew terus berdebar-debar. Mungkin ia menyukai gadis itu.

“anhi.. Gwaenchannayo.. Aku tak apa-apa.. Kau tadi marah-marah?” jawab Onew

“ah, mian.. Aku sedang ada masalah.. Aku..” belum sempat ia mengatakannya, Yurii menangis lagi ketika teringat Reii yang menyakiti Minho.

Onew pun kebingungan mencari sapu tangan dan ketika ia hendak mengusap air matanya tiba-tiba…

“a~yo himi deulttaen duntadak rhythm-e oh
neol hyanghan uriye noraero oh modu a~yo.. A~yo…” ponsel Yurii berdering.

“yeoboseyo? Ne amma.. Sebentar lagi Yurii pulang..” tanpa menghiraukan Onew yang sedang sibuk, Yurii berlalu begitu saja.

“yeoja itu.. Seragamnya.. Ternyata satu sekolah.. Apa dia siswa baru? Aku harus menemukannya!” gumam Onew sambil senyum-senyum dan kembali memasukkan sapu tangannya ke saku.

Di lain tempat…

“hey ketua OSIS.. Apa yang kau lakukan? Apa membuang sesuatu yang tersentuh oleh orang lain adalah kebiasaanmu? Geurae?” teriak Reii yang kesal melihat sapu tangan yang ia jaga dengan baik dibuang begitu saja.

Taemin menatap Reii, ia tersenyum. “ohh.. Jadi kau lihat? Baguslah…” katanya lalu meninggalkan Reii yang sedang marah-marah.

Saking kesalnya, Reii melepas sebelah sepatunya dan hendak dilemparkan ke Taemin. Ketika ia akan melemparnya, taemin masuk lagi karena ia lupa mengambil berkas OSIS. Reii yang kaget dan salting kemudian terjatuh dan mengenai meja.

GUBRAKK!!

“huaaa… Aduuuhhh…..” Reii mengaduh kesakitan sambil memegangi dahinya yang terluka.

Taemin mendekati Reii. Wajahnya kini hanya beberapa senti dari wajah Reii sehingga membuat muka Reii menjadi merah padam. “kau tak apa?” ia berbisik pelan di telinga Reii.

Reii bingung harus berbuat apa. Sementara jantungnya berdetak kencang. “aa..ne..” jawab Reii singkat.

“yasudah kau keluar sana..” Taemin mengusir Reii.

Reii marah sekali. Namun, jantungnya tetap berdebar-debar dengan keras. Ia keluar ruangan sambil menggerutu.

“dasar namja gila! Ngeselin! Nyebelin! Michyeo michyeo michyeo!!!” teriaknya.

Keesokan harinya, di sekolah Yurii masih ngambek sama Reii. Meski ia kecewa berat sama Reii tetap saja ia tak bisa marah karena dia masih menghargai persahabatannya dengan Reii walaupun dia terus cemberut.

Ring Ding Dong…

Bel istirahat berbunyi. Yurii benar-benar kaku. Ia tak tau harus bagaimana ngomong sama Reii sementara Reii tau Yurii sedang ngambek. Dalam suasana kaku itu tiba-tiba…

dddrrrrtttt….ddrrrttt…. Ponsel Yurii bergetar. Ternyata sms dari Taemin.

+ Yuu.. Cari bku rfrensi utk lap. Keuangan n presentasi OSIS yg akn dbhs d rpt OSIS!! Cr skrg n tmukan smua bku kira2 ad 9 bku rfrensi! Kalau tak ktmu, kubunuh kau!! +
Taemin.

“mianhae Reii.. Aku harus ke perpus.. Taemin oppa menyuruhku mencari referensi laporan..” kata Yurii pada Reii sambil melangkahkan kakinya keluar pintu.

“ne..” jawab Reii singkat.

Di perpus…

“huahh.. Taemin sialan!! Dia pasti bahagia bisa menyiksaku seperti ini! Tega! Mana bukunya di rak paling atas lagi! Sialan sialan!” Yurii terus menggerutu sambil terus mencari buku di rak paling atas, tetapi tangga yang ia naiki perlahan-lahan bergeser dan…

BRUKKK!!! Suara heboh terdengar keras ketika Yurii terjatuh bersama tangga dan beberapa buku yang ada di rak.

“aigoo… Sakit kepalaku…” terdengar suara rintihan disamping Yurii, ternyata buku-buku tadi menimpa seorang namja yang tak lain adalah Onew.

Yurii kaget ini kedua kalinya ia bertemu Onew dalam keadaan yang tak tepat, ia sangat panik karena lagi-lagi mencelakai Onew.

“mian.. Aku.. Aku tak sengaja.. Gwaenchannayo?? Jeongmal mianhae…” kata Yurii. Namun dengan perasaan yang jauh lebih panik, Onew berteriak. “itu.. Kau berdarah.. Sepertinya pipimu terkena tepi buku yang tajam, tunggu sebentar,..” Onew pun mencari sapu tangannya, tapi….

“hey Yurii, kau.. Itu.. Pipimu terluka ya? Apa yang kau lakukan? Kenapa malah bengong?” Minho yang melihat Yurii terluka jadi ikutan panik.
*huaa.. Masa pz yuriingsek yg luka diobatin 2 org skaligus.. Paz aq kaga.. Sialan!!*

“ah itu.. Aku..” belum selesai Yurii menjelaskan, Minho langsung menyambar lengannya dan membawanya ke UKS.
*heh awaz lu Minho! Mo coba2 nylingkuhin gue? Awaz aja bsok gue putusin! Haha*

“hei tunggu,, kau gadis itu…” lagi-lagi Onew gagal memberikan sapu tangannya. Ia cukup kecewa, tapi setidaknya ia tau bahwa nama yeoja yang ia temui kemarin adalah Yurii.

Disisi lain Minho berusaha menolong Yurii, ia berlari membawa Yurii ke UKS tapi sesampainya di sana ternyata tak satupun penjaga ia temui. *sukurin* Tanpa basa-basi, ia mengacak-acak kotak obat dan menemukan peralatan P3K.

Hati Yurii berdebar tak karuan, ia tak tau harus berbuat apa.

“ah itu Minho.. Apa yang kau lakukan di perpus?” kata Yurii memecah hening.

Sambil perlahan mengusap pipi Yurii dengan obat, Minho menjawab “oh.. Tadi aku mencari Reii di kelas, tapi dia tak ada. Kata ji yeon kau pergi ke perpus. Ku kira kau bersamanya.”

tiba-tiba tangan Minho berhenti mengusap pipi Yurii saat air mata Yurii jatuh ke tangan Minho.

“Waeyo?? Kau tak apa Yurii-ah? Apa begitu sakit? Aku akan pelan-pelan kok…” kata Minho enteng.

ini pertama kalinya Minho melihat sahabatnya itu menangis di depannya. Hatinya benar-benar gusar. Dan entah mengapa Minho merasa sakit ketika melihat sahabatnya menangis.
*ah, yurii cengeng.. Contoh si Reii tuh.. Hha.. Pdhl aslinya kebalikannya*

“ah.. Mian.. Aku tak apa.. Ini tak sesakit itu.. Maaf merepotkanmu Minho.. Aku akan segera kembali ke kelas” ujar Yurii sambil menyembunyikan rasa sakitnya karena mengetahui cinta orang yang ia sayangi tak benar-benar tersampaikan pada pacarnya.

Di koridor menuju kelas, Yurii terus merenung. ‘kenapa Minho.. Kenapa yang ada di pikiranmu hanyalah Reii???’ batinnya
*ya iyalahh.. Gue kn pacarnya.. Wlopun kga suka.. Hahaha*

Lain halnya dengan Reii yang ditinggal Yurii. Di kelas ia benar-benar bosan. Minho juga tak segera datang. Akhirnya ia putuskan untuk jalan-jalan di sekitar sekolah. Reii melangkah perlahan hingga akhirnya ia sampai di suatu tempat ketika ia pertama kali bertemu Taemin. Di balik pohon besar itu, Reii terkejut ketika melihat Taemin tertidur pulas.

“hey Ketua!” bisik Reii. “apa kau begitu lelah? Apa menjadi ketua osis melelahkan? Kenapa kau tidur begini? Benar-benar tak cocok dengan sifatmu yang sok bersih itu..” gumam Reii.

Meski ia bergumam yang aneh-aneh tapi tetap saja wajah Taemin yang sedang tidur itu manis banget, bagaikan anak kecil tak berdosa, bibirnya yang kemerahan, bulu mata yang lurus dan panjang, dan rambutnya yang pirang terkena cahaya matahari berkilau-kilau, dan juga ketika tersibak oleh angin… Wow..

dag.. Dig.. Dug.. Jantung Reii berdebar lagi, dan tanpa sadar Reii mulai menjulurkan tangannya perlahan lahan.. Hampir sampai… Kurang se senti lagi jari Reii mampu meraih rambut Taemin.. Tiba-tiba terlihat sosok namja sedang berlari kencang ke arah Reiidan sepertinya dia takkan bisa mengerem larinya itu. Akhirnya…

BRUGHHH!!! Seketika itu Reii dan Key, orang yang menabraknya itu jatuh bebarengan menimpa Taemin hingga terbangun.

“aww.. Aigoo…apa-apa’an kalian?apa kalian sudah sinting?” bentak Taemin keras sekali. Padahal biasanya ia tak begitu.

“mian hyung… Aku tak sengaja menabrak Reii..”jawab Key dengan entengnya.

Seketika wajah Taemin yang geram tak terlihat lagi lalu muncullah wajah innocent bagaikan wangja yang baik. “ngomong-ngomong bisakah kalian beritau aku sekarang jam berapa?” tanyanya.

“aa.. 10.13” sahut Reii spontan.

dan tanpa berkata apapun Taemin meninggalkan mereka berdua yang masih dalam posisi terjatuh..

“hah apa-apa an ketua itu Reii? Apa dia berkepribadian ganda? Setelah marah-marah seperti setan tiba-tiba ramah bagaikan malaikat.. kau lihat itu..” tanya Key

“itu bukan urusanku, dan juga bukan urusanmu! Diam kau playboy!” jawab Reii ketus. Lalu ia beranjak berdiri dan meninggalkan Key

“hey gadis jelek! Kau ini siapa sih? Berani-berani membentakku!” Key kesal dan berusaha menarik rambut Reii. Karena itu, pita rambut Reii terlepas. Rambut hitam, berkilau nan panjang Reii pun terhempas oleh angin dan sesaat dunia Key terhenti.
*iklan lifebuoy*

“yeoja ini.. Tak kusangka ia begitu maniz,, Rambutnya begitu indah , sifatnya yang tegas, dan wangi ini,, takkan pnah kulupakan,, takkan!!!” kata2 itulah yang teruz terlintas dalam benak key,, # whahaha pdahal aslinya bau got tuch rambut reii,,#

Tapi disisi lain reii yang kesal karena key menarik rambutnya tiba-tiba “PLAKKK,,,” reii melayangkan tamparan ke muka key untuk yang ke3 kalinya dan langsung pergii begitu saja,….
Kali ini bagi key entah kenapa tamparan itu tak membuatnya kesal sedikitpun, dia terus berdiri kaku sambil memegangi pipinya dan berkata “inii,… Tamparan termanis yang pnah kurasakan” wajah key pun perlahan-lahan memerah tapi bukan karena sakit akibat ditampar Reii,

. . . . DiKelas . . . .
“uwaa … Yuu pipimu kenapa?” tanya Reii tertegun
“ah , anhi tadi . . .hanya mengalami accident kecil kuq” Yurii tak berani mengatakan bahwa Minho yang menolongnya,..
“hey Yuu boleh ntar aku kerumahmu?? Ada hal yang ingin kubicarakan berdua denganmu,.. Boleh ya,.. Ya,,, ?” Reii terus merengek
“lalu MinHo? Kau tak pulang bersamanya??”
“ah ,.. Dia ada latihan basket sampai sore,.. Boleh kan?”
“ne,… Baiklah!!” Yurii pun menjawabnya dengan nada lemas # malez bgd dech maen ma Reii,.. Hhe

. . . . RiNg Ding DoNg . . . .bel sekolah telah berbunyi , murid2 pun segera pulang tapi MinHo masih sibuk basket sementara Yurii dan Reii berlalu pulang…

“Annyeonghaseyo,…. Yurii pulang!!”
“hey yuu rumahmu sepi sekali,.. orang tuamu belum pulang?? Oppamu??” tanya Reii bawel
“ah kak jonghyun sih masih harus les, amma dan appa keluar kota!” jawab Yurii sambil membuka pintu kulkas yang ternyata kosong,..
“ah Reii aku ke mini market dulu .. Kau tunggu dikamarku saja,.. Oh ya kalau kau gerah ganti saja bajumu dengan bajuku di lemari,.. Ak pergii,.” Yurii pun bergegas ke mini market

Reii langsung menuju kamar yurii , dia memilah-milih baju Yurii dan akhirnya mengambil 1 baju dari lemari Yurii,
Ketika ia hendak memakai baju

“Hey Yuu m.. Kudengar kauu tadi terluka dan kau lupa membawa buku laporan ini,..”

“KKYYYAAAAAAA……” Reii sangat kaget ketika tiba-tiba Taemin memasuki kamar Yurii, padahal Reii masih setengah Naked,..

TBC….
Lanjut ke part 3,,

Kamsahamnida…. ^^

_Author Reii & Yurii_

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s