FF Hello part 4

cast:
* Lee Taemin as Taemin
* Kim Kibum as Key
* Choi Minho as Minho
* Lee Jinki as Onew
* Kim Jonghyun as Jonghyun
* Choi hyunreii as hyunreii
* Kim Yurii as Yurii
* Keke Kpopers as Lee Hyumi

author:
* Choi Hyunreii * Kim Yurii
———————author pov———————-
*flashback:
Taemin sang ketua OSIS seperti biasa datang awal untuk melihat situasi sekolah. Hari itu kondisi tubuh Taemin dalam keadaan kurang baik. Karena itu ia memutuskan untuk pergi ke ruang kesehatan. Di tengah perjalanannya ia mendengar suara gaduh ga penting banget.. “buagh, dzing.. Ciaattt.. Shiathh.. Brughh.. Gedebugh…” *hahaha suara apa’an nii?* Ternyata saat Taemin mencoba mencari sumber suara tadi, ia melihat sekawanan pelajar. Mereka berkelahi dan sebagai ketua OSIS, Taemin mencoba mengkondisikan para siswa tadi namun kurang selangkah lagi Taemin tepat di tengah mereka, justru hantaman bola basket yang menyambutnya. Taemin yang memang sedang tak enak badan langsung jatuh terkapar *pingsan maksunya,ahaha

*flashback end….

“apa yang kalian perbuat ha? Apa kalian murid SD? Kenapa kalian berkelahi hanya karena masalah sepele? Aigoo… Aku tak mau tau,kalian harus buat surat penyesalan lengkap dengan tnda tangan appa/amma kalian!” omel Kepsek.

“omoo… Apa aku juga harus membuatnya??” teriak Reii memelas.

“itu sih sudah pasti! Dasar nappeun yeoja!” balas Hyumi ketus sambil tersenyum licik.

“aishh.. Kau pikir kau ini siapa? Whuh jeongmal pabo saram!!” Yurii menimpali.

“apa yang kau lakukan pada ratu kami? Ya?” teriak anggota genk mesum

“kalian masih berani bicara keras pada adikku ha?” Jjong pun mengepalkan tangannya dan mengarahkannya pada genk mesum, namun Minho yang memang sejak tadi hanya diam mencoba menenangkannya.

Satu persatu dari mereka meninggalkan ruang Kepsek.
“Ya.. Hyun-ah.. Bisa aku bicara padamu?” minho mencoba menarik tangan Reii namun Reii masih acuh.

“lepaskan aku Minho! Jebal..” pinta Reii dengan wajah penuh harapan.

“tolong.. Sebentar saja.. Aku hanya ingin..” kata-kata Minho dipotong..

“sudahlahh.. Kau kan bisa cari yeoja lain yang benar-benar mencintaimu.. Tapi bukan aku!” Reii berteriak.

“tapiii..” Minho berbicara terbata..

“aku sudah katakan padamu, aku tak benar-benar mencintaimu, aku tak mau kau terluka lebih dari itu, lupakan aku!!” Reii melepaskan genggaman tangan Minnho dan beranjak pergi dari tempat itu sambil terisak.

———————–Reii pov————————-

“aish rasanya aku bagaikan yeoja terjahat di dunia ini.. Betapa teganya aku pada Minho,, tapi aku juga tak ingin melukainya lebih dari ini.. Bagaimana kalau seandainya Minho tau aku mencintai Taemin, bukan dirinya.. Hah sudahlah ini keputusanku.. Oh ya apa kabarnya Taemin ya? Apa dia masih pingsan? Aku liat dia ah..” kataku dalam hati.

aku bergegas menuju ruang kesehatan.
“annyeong haseyo…” sapaku.

“Oh Reii.. Kau ingin menjenguk Ketua? Kasian dia sedang demam tinggi. Sekarang dia sedang tertidur..” Hyorin sonsaengnim menjelaskan keadaan Taemin padaku.

“Hyo sonsaengnim, Kepala sekolah memanggilmu!” kata Siwon sonsaengnim.

“ah ne.. Reii bisa kau jagakan Taemin untukku sebentar? Aku akan segera kembali..” kata Hyo sonsaengnim.

“ne sonsaengnim!” aishh kenapa aku tak bisa menolak permintaan Hyo sonsaengnim ya..

anak ini kenapa wajahnya selalu terlihat manis saat sedang tertidur.. Rasanya tak bisa dipercaya bahwa ia adalah iblis berbulu sapi.. Huufffhhhhh

aku ingin menyentuhnya.. Aigoo.. Panas sekali keninganya.. Dia benar-benar..

“Yurii.. Jangan lepaskan tanganmu!” Taemin mengigau.

“hah apa-apaan ini? Kenapa ia menggenggem tanganku! Dan Yurii? Benar-benar menyebalkan! Kenapa kau sangka aku Yurii ha? Lepaskan tanganku!” aku mengomel sendiri.

Ketika aku hendak meninggalkannya, tiba-tiba..

“aaaa… Apa yang kau lakukan bodoh?!!” aku berteriak saat Taemin mendekapku.

“ya tuhan.. Apa yang harus ku lakukan?? Taemin mendekapku.. Walaupun aku tau dia dalam keadaan tak sadar tapi detak jantungku dag dig dug tak bisa dihentikan.. Aku takut.. Tapi dadanya benar-benar nyaman..” Batinku

Ketika aku tengah menikmati dekapan Taemin, terdengar suara langkah kaki mendekati ruang kesehatan. Aku segera bangun dan berlari keluar.

“ya sonsaengnim, aku ada sedikit urusan.. Mianhae.. Aku pergi dulu..” kataku terburu2 melihat Hyo sonsaengnim telah datang.

“hah anak itu kenapa ia lari-lari.. Hey Taemin bagaimana keadaanmu? Yahhh ternyata masih tertidur.. Tapii.. Aigoo.. Mukamu merah sekali.. Badanmu juga panas, wah detak jantungmu tak beraturan,, aku ambilkan obat sebentar..” Hyorin panik, lalu dengan cepat ia bergegas mencari obat.

———————Reii pov end———————-
———————Taemin pov———————-
“huvvdtt… Untunglah Hyo sonsaengnim segera datang.. Aish apa yang kulakukan tadi? Yeoja itu kan Reii.. Wae?? Kenapa aku mendekapnya? Apa otak ku rusak karena serangan peluru bola basket tadi? Tapi kenapa jantungku terus berdetak? Tanganku juga masih bergetar.. Rasanya nyaman sekali mendekapnya dan sentuhan tangan mungilnya yang dingin di keningku masih terasa.. Hatiku berguncang hebat! Apa aku sudah gila? Aishh mikir apa sih aku ini?” Kata-kata itu berkecamuk dalam hatiku.
——————-taemin pov end——————-

———————author pov———————–
Minho yang ditinggalkan Reii, kini benar-benar kecewa padanya. Ia ingin marah, tapi tak sampai hati. Ketika ia membalikkan tubuhnya, ia melihat Yurii berdiri tepat dibelakangnya.

“ah Yurii..” katanya lirih.

“kau pasti terluka..” jawab Yurii

“anhi..” bisik Minho.

“bohong! Kau tak baik2 saja.. Ikut aku..” dengan mantap, Yurii meraih tangan Minho dan membawanya berlari.

“apa yang kau lakukan?” tanya Minho.

“tenanglah, aku yakin kau pernah melakukan ini. Ayo kita membolos.. Yahuuu…” Yurii berteriak kegirangan.

Mereka berdua berlari dan melompati pagar sekolah, tapi saat Yurii hendak melompati pagar itu, keseimbangannya benar-benar tak beraturan. Tubuhnya oleng dan tanpa sengaja Yurii terjatuh menimpa seorang namja yang berdiri di dekat pagar.

“Onew oppa? Mianhae.. Aku tak sengaja..” kata Yurii panik.

“Ya Yurii apa yang kau lakukan? Kau ingin membolos?” tanya Onew kemudian.

“heii kau tak apa?” tanya Minho yang masih berdiri dibalik pagar.

Yurii mencoba berdiri,tapi.. ” ahh.. Aigoo.. Kakiku!! Kakiku terkilir.. Eotteohkaeyo??” ujar Yurii sambil meringis kesakitan.

“mwo? Gwaenchanna? Tunggu aku sebentar..” tanpa menghiraukan Minho yang berusaha menolong Yurii, Onew langsung menggendong Yurii dan segera berlari memutar menuju ruang kesehatan.

Minho yang melihat semua itu kaget. Ia mendengus kesal. “huh apa-apaan namja itu? Kenapa ia begitu perhatian pada Yuu? Jangan-jangan diaa.. Menyukai Yuu.. Aishh.. Kenapa aku ini?” Minho mengomel sendiri.

Onew berlari begitu cepat meninggalkan Minho sendirian.
“oppa.. Mian aku menyusahkanmu..” ucap Yurii tiba-tiba

“apa yang kau katakan Yurii? Sekarang bukan saatnya minta maaf, khawatirkan dirimu!” jawab Onew. “annyeong.. Apakah ada orang? Ada yang terluka, kami butuh bantuan..” lanjutnya sambil mengetuk pintu ruang kesehatan.

“ya onew.. Siapa yeoja ini? Dia terluka? Biar aku obati..” sahut Hyo sonsaengnim.

“hyahaha Yuu.. Apa yang terjadi padamu? Apa Onew mendorongmu?” bukannya sedih, Taemin justru tertawa melihat kondisi Yurii.

“BLETAKK!!” seketika kepalan tangan Onew mendarat tepat di kepala Taemin.
“heh Taemin! Kenapa malah tertawa? Dia kan sahabatmu, setidaknya kau khawatirkan dia!” gerutu Onew.

“sudahlah.. Onew, bukankah kau masih ada pelajaran? Kembalilah ke kelasmu aku akan mengurus bocah ini..” Hyo sonsaengnim mencoba menenangkan mereka.

Ring Ding Dong…
Bel istirahat berbunyi.

“heyy playboy!! Kalau nanti aku belum kembali setelah istirahat selesai, katakan saja aku ada di uks menemani Yurii.. Oke?” teriak Reii pada Key yang sedang duduk diam saja.

“apa perlu ku antar?” Key tersenyum.

“huh, tak perlu! Kau diam saja disitu! Daripada menyusahkanku!!” Reii cemberut.

“kenapa kau tak bisa bersikap manis terhadapku?” balas Key.

Reii menghela nafas panjang. Dia berhenti sebentar dan menatap Key. “sudahlahh key.. Aku bisa pergi sendiri. Aku pergi dulu.. Annyeong..” ujar Reii sambil berlalu pergi. Key hanya bisa menelan ludah melihat kepergian orang yang dikasihinya itu.

Belum lama Reii meninggalkan kelasnya, dari belakang trdengar suara langkah kaki. Saat Reii menoleh, ia melihat Hyumi berlari kencang kearahnya. Dengan membawa segelas air putih ia hendak menyiramkan air itu ke wajah Reii, karna Hyumi benci setelah tau Reii mutusin Minho. Namun Reii yang mengerti niat Hyumi, langsung menghindar dan,

“BYURRRR….” air tadi sukses membasahi muka dan badan Jonghyun yang tak sengaja melewati koridor itu.

Reii bergegas lari tanpa menghiraukan mereka. Tapi Jonghyun yang merasa terhina mulai berjalan mendekati Hyumi. Ia berjalan terus bahkan Hyumi sampai terpojok ke tembok. Jonghyun berteriak, ia hempaskan tangannya ke tembok tepat disebelah kepala Hyumi. Hyumi pun bergetar hebat ketakutan. Ia ingin meminta maaf. Saat perlahan ia tengadahkan wajahnya, bukannya takut melihat Jonghyun, namun Hyumi justru terpesona melihat betapa tampannya pria yang ia siram tadi. Rambutnya yang basah membuat Jonghyun tampak manis. Begitupun dengan Jonghyun, seketika ia tak sanggup marah lagi melihat setitik air menetes dari wajah Hyumi. Mata Hyumi yang memang indah mulai menggetarkan hati Jonghyun. Mereka berdua terlihat kikuk, dan tanpa berkata apapun lagi, Jonghyun pun pergi meninggalkan Hyumi dengan heartbeat yang ngga beraturan.
sementara itu di depan UKS…

“fiuuhhh.. Yang bener aja tu yeoja! Sinting! Ga tau diri! Huh” reii ngomel sambil membuka pintu ruang kesehatan perlahan..

Reii benar-benar kaget ketika ia melihat Taemin dan Yurii sedang becanda bersama bahkan mereka begitu dekat… Sesekali Taemin mengusap kepala Yurii ( itu sih pandangan Reii, padahal sebenarnya Taemin lagi nyiksa Yurii ). Reii yang merasa shock mengurungkan niatnya untuk masuk ke ruangan itu. Tanpa sengaja ia membanting pintu ruang kesehatan saat hendak menutupnya.

Yurii yang mengetahui yeoja itu adalah Reii, berusaha mengejarnya meski dengan kaki yang berbalut perban.

dengan tertatih-tatih, Yurii terus berjalan mengikuti Reii, tapi ditengah perjalanannya Yurii melihat Minho dan teman-temannya. Entah kenapa secara refleks Yurii bersembunyi..

“heyy Minho, pagi ini kau bersama Yurii kan? Hayoo.. Apa kau bermaksud menjadikan Yurii pacarmu? Haha tak kusangka kau bisa mendekati sahabat mantan pacarmu…” kata salah satu teman Minho.

“kau ini ngomong apa sih? Aku ngga mungkin suka sama Yurii!” jawab Minho.

“kalau begitu, boleh aku menyukainya? Sejak pertama melihatnya, aku benar-benar terpesona padanya!” teman Minho yang lain menimpali percakapan itu.

“mwo? Ah jangan.. Kalau kalu tau siapa Yurii sebenarnya, kau tak akn menyukainya!dia itu tak sebaik yang kau pikirkan! Dia itu pelit, bawel, manja *emang* dan…” Minho menghentikan ocehannya ketika ia melihat Yurii berdiri tepat di ujung koridor.

Yurii yang kaget mendengar ucapan Minho, segera beranjak dengan air mata berlinang di pipinya. Tanpa mempedulikan sakit di kakinya, ia memaksakan diri berlari sekencang mungkin. Yurii berlari menuju atap sekolah. Ketika ia hendak membuka pintu di atap sekolah, tiba-tiba….

bughh…

“aigoo…” seseorang justru menutup pintu itu lebih keras dari balik pintu.

“ah mian aku tak tau ada orang yang mau kesini..” Onew cengengesan. Namun, seketika ia berhennti tertawa melihat Yurii menangis di depannya. “Hyaa.. Yurii.. Ah kau..” kata Onew panik

“oppa..” dengan masih berlinangan air mata Yurii berjalan mendekati onew yangg ada dibalik pintu tadi

“gwenchanayo??? Wae?? Kenapa kau menangis??” kini onew mulai khawatir melihat yurii menangis terisak..

“oppa,.. Apa aku begitu menyebalkan?? Atau aku begitu menjijikkan,.. Kenapa dia tak bisa mencintaiku? ” yurii terus merengek dihadapan onew

“sudahlah yurii,… Kau kenapa?? Apakah ada yang menyakitimu??”

“kenapa dia tak bisa menyukaiku oppa?? Aku benar2 merasa buruk,.. Aku tahu aku ini hanya wanita tak tau diri yang mengharapkan cint….”

CHUUUU~

belum selesai Yurii mengatakan semuanya, bibir Onew telah mendarat di bibir Yurii. Onew menciumnya dengan lembut. Yurii yang kaget hnya diam saja dan menikmatinya.

“hey Yuu.. Tungg…” ketika Minho membuka pintu atap sekolah, ia melihat Onew dan Yurii sedang berciuman.

apakah yang terjadi selanjutnya??
TBC….

hahahaha author Yurii puass!!!!

Tentang bbkoreafanfiction

this is just blog for fun :)
Pos ini dipublikasikan di Chapter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s